Sample Sidebar Module

This is a sample module published to the sidebar_top position, using the -sidebar module class suffix. There is also a sidebar_bottom position below the menu.

Sample Sidebar Module

This is a sample module published to the sidebar_bottom position, using the -sidebar module class suffix. There is also a sidebar_top position below the search.
Internasional

Search Our Site

Register


Mima ito dari Jepang (photo oleh Remy Gros)

Juara Seamaster 2018 ITTF World Tour Swedia Open di Stockholm November kemarin, secara beruntun dia mengandaskan trio China Liu Shiwen, Ding Ning dan Zhu Yuling, sukses yang memberikan Mima Ito dari Jepang tak hanya satu tapi dua gelar.

Ditambah pada gelaran di kota Skandinavia ini, dia menjadi ancaman terbesar untuk China pada Kejuaraan Dunia Tenis Meja Liebherr 2019, yang berlangsung di Budapest pada hari Minggu 21 April.

Meski begitu, di ibu kota Hungaria ini, dari semua pemain Jepang yang berlaga di nomor tunggal putri, unggulan ke 6 dia mendapat undian pendek.

Dia tampil pada bagan undian yang sama dengan unggulan ke 3 Wang Manyu dari China, namun sangat mungkin bertanding melawan Sun Yingsha, unggulan ke 24 yang menarik perhatian. Tak diragukan lagi, para pelatih China akan menyelesaikan PR pada semua pemain China, khususnya Mima Ito; sedikit menengok ke belakang tahun lalu, saat gelara Olimpiade Remaja Buenos Aires, baik di nomor beregu putri dan beregu campuran, Sun Yingsha mengalahkan Miu Hirano.

Begitu pula Miu Hirano, unggulan ke 8, dia kemungkinan bertemu Bernadette Szocs dari Rumania, unggulan ke 14 dan juara Piala CCB Europe Top 16 2018 .

Sebuah ujian bagi kedua pemain namun di babak berikutnya lebih menantang, Ding Ning dari China, unggulan teratas dan juara bertahan telah menunggu. Liu Shiwen dari China, unggulan ke 4 tampil pada perempat bagian undian yang sama dengan Cheng I-Ching dari China Taipei, unggulan ke 7.

Sementara itu, Kasumi Ishikawa, pemimpin tim putri Jepang, berada di perempat bagan yang sama dengan Chen Meng dari China, unggulan ke 2; lawan potensial di babak keempat adalah Doo Hoi Kem dari Hong Kong, unggulan ke 11 dan Feng Tianwei dari Singapura, menempati unggulan ke 9.

Sumber: ittf.com